Annyeong Haseyo :)

Mix and Match Berita Ada Disini ^^

Selasa, 27 Maret 2012

Polda Siapkan Skenario Pengalihan Arus Lalin


BERITAJAKARTA.COM — 27-03-2012 10:49
Polda Metro Jaya telah mempersiapkan pengalihan arus lalu lintas kendaraan untuk menghadapi aksi unjuk rasa besar-besaran menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang rencananya berlangsung, Selasa (27/3). Terlebih pada demo kali ini, tercatat sebanyak 8.000 orang yang tergabung dalam beberapa elemen akan menggelar unjuk rasa.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyono mengatakan, Polda telah menyiapkan titik-titik pengalihan arus lalu lintas. Pengalihan akan dilakukan jika terjadi peningkatan konsentrasi massa di beberapa titik. "Pengalihan arus utamanya akan dilakukan di sekitar lokasi sasaran pendemo," kata Wahyono, Selasa (27/3).

Dikatakan Wahyono, pengalihan arus lalu lintas dilakukan jika terjadi kerusuhan atau aksi demonstrasi menutup badan jalan, dengan melihat situasi dan kondisi lapangan.

Pengalihan arus yang direncanakan yakni di sekitar Istana Negara, yakni arah Harmoni atau Jl Hayam Wuruk menuju Istana akan dialihkan melalui Jl Suryo Pranoto-Cideng-Tanah Abang dan Jl Ir H Juanda-Jl Veteran 1 atau Jl Katedral. Kemudian arah Thamrin menuju Istana akan dialihkan melalui Jl KH Wahid Hasyim atau Jl Kebon Sirih-Jl Cideng Barat-Jl Suryo Pranoto dan Jl Kebon Sirih atau Jl Merdeka Selatan-Jl M. Ridwan Rais.

Selain itu, di sekitar DPR/MPR RI, yakni arah Semanggi-Jl Gerbang Pemuda-Jl Gelora-Jl Palmerah Utara, arah Sudirman ke Jl Asia Afrika atau Jl Pintu 1 Senayan-Jalan Asia Afrika-Jl Gelora-Jl Palmerah Utara, dan arah Jl S. Parman dialihkan ke Jl Pejompongan-Jl Penjernihan atau Jl Gelora 1. Serta sekitar Air mancur atau Bundaran HI yakni arah Jl Jenderal Sudirman dialihkan ke Jl Teluk Betung-Jl Kebon Kacang atau Dukuh Atas-Jl Kendal dan Dukuh Atas-Tanah Abang atau Jl Galunggung.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, menjelaskan demonstrasi pada hari ini, diperkirakan dimulai pada pukul 09.00. Massa demonstran akan menyebar di beberapa titik utama seperti di Gedung DPR/MPR, Monas, dan Bundaran HI

Selain mengerahkan mengerahkan lebih dari setengah pasukannya, yakni mencapai 22.458 personel, kendaraan taktis seperti water cannon dan barakuda juga disiagakan untuk mengantisipasi kerusuhan yang mungkin terjadi. "Dari jumlah personel, sebanyak 8.254 berasal dari TNI," kata Rikwanto.

Namun demikian, aparat kepolisian dan TNI yang berjaga diperintahkan tidak memegang senjata api apa pun. Mereka hanya dibekali tameng dan pentungan untuk menghalau massa. Pihaknya juga menyiapkan gas air mata jika sewaktu-waktu kerusuhan memanas.

"Kami berharap semua korlap bisa menjaga massanya agar tidak mudah disusupi provokator yang hanya ingin membuat kerusuhan. Kami sudah berkoordinasi dengan mereka dari kemarin. Semoga tidak ada kericuhan," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar